Merawat dan Memperbanyak Tanaman Peperomia Watermelon

Peperomia watermelon (Peperomia argyreia, sebelumnya dikenal sebagai Peperomia sandersii) adalah tanaman hias yang menawan dengan daun bergaris menyerupai kulit buah semangka. Daun lilinnya yang seperti sukulen berbentuk oval dengan marking hijau dan perak yang tumbuh di ujung batang berwarna merah marun. Tanaman peperomia watermelon dapat menghasilkan tonjolan bunga yang tidak signifikan pada ujung batang yang panjang. Tanaman hias yang lebat ini tumbuh setinggi 20 cm dan mudah ditanam di rumah.

Gambar Peperomia Watermelon

Artikel ini adalah panduan perawatan lengkap untuk menanam tanaman peperomia watermelon di dalam ruangan. Anda akan menemukan saran berguna untuk menumbuhkan tanaman hias peperomia hias ini untuk menambahkan tanaman hijau ke ruang hidup modern.

Apa itu Peperomia Watermelon (Peperomia argyreia)

Peperomia watermelon adalah tanaman tahunan tropis yang selalu hijau dari genus Peperomia dan keluarga tanaman Piperaceae. Nama botani untuk peperomia watermelon adalah Peperomia argyreia, dan sebelumnya disebut Peperomia sandersii. Tanaman dalam genus Peperomia berkerabat dengan tanaman lada.

Nama botani peperomia watermelon mengandung kata ‘argyreia’ yang secara harfiah berarti “keperakan” – mengacu pada tanda bergaris di daun hijau oval. Peperomia watermelon memiliki nama umum ‘watermelon’ karena daunnya yang berdaging menyerupai kulit semangka (watermelon). Karena bentuk daunnya, peperomia watermelon juga punya nama umum watermelon begonia.

Peperomia adalah tanaman yang menyukai panas dan secara kolektif dikenal sebagai tanaman radiator. Istilah tanaman radiator berasal dari fakta bahwa tanaman hias kecil dan kompak ini menyukai udara hangat dan banyak sinar matahari tidak langsung. Namun sebagai tanaman asli di iklim tropis dan sub-tropis, peperomia -termasuk peperomia watermelon- tumbuh subur dalam kondisi lembab.

Gambaran Umum

Rawat tanaman peperomia watermelon dalam cahaya terang, terlindung dari sinar matahari langsung. Tanam peperomia watermelon di tanah pot yang liat dan memiliki drainase yang baik, sirami setiap kali tanah kering sebagian, dan semprot daun sesekali untuk meningkatkan kelembapan. Peperomia argyreia tumbuh subur pada suhu antara 18 °C sampai 26 °C. Dorong pertumbuhan dengan pemupukan setiap bulan selama musim tanam.

Daun Tanaman Peperomia Watermelon

Peperomia watermelon memiliki daun menarik yang terlihat seperti semangka mini. Daun lonjong hijau runcing memiliki garis-garis melengkung berwarna keperakan atau krem. Daun Peperomia Watermelon tumbuh di batang berwarna merah marun kemerahan. Daunnya yang bulat terasa seperti lilin, mirip dengan beberapa jenis sukulen.

Bunga Peperomia Watermelon

Tanaman peperomia watermelon menghasilkan paku bunga berwarna hijau pada batang yang ramping. Bunga-bunga kecilnya tidak signifikan dan hampir tidak dapat dikenali di tanaman lebat. Batang bunga tumbuh antara 5 sampai 10 cm. Namun jarang sekali peperomia watermelon berbunga di dalam ruangan. Pemilik tanaman hias menanam peperomia watermelon karena dedaunannya yang cantik, bukan bunganya.

Cara Merawat Peperomia Watermelon

Mari kita lihat cara terbaik menanam tanaman Peperomia Watermelon (Peperomia argyreia) di rumah. Jika Anda mengikuti tips tumbuh ini, peperomia Anda akan tumbuh selama bertahun-tahun. Anda juga bisa memperbanyak lebih banyak peperomia watermelon sebagai hadiah untuk teman.

Kebutuhan Cahaya Peperomia Watermelon

Tanaman peperomia watermelon tumbuh subur dalam cahaya terang dan tidak langsung. Banyak cahaya membantu daun aneka warnanya untuk menjaga penampilan seperti semangka. Tumbuh di ruangan yang cukup terang mendorong pertumbuhan yang sehat dan dedaunan yang hidup. Namun sangat penting untuk menjauhkan tanaman ini  dari sinar matahari langsung. Sinar terik matahari dapat menyebabkan daun peperomia menguning dan kehilangan warnanya.

Lokasi dalam ruangan terbaik untuk peperomia watermelon adalah di ruangan yang menghadap ke timur atau barat. Lokasi ini memastikan banyak cahaya tanpa terik matahari tengah hari. Di ruangan yang menghadap ke selatan, jauhkan tanaman peperomia dari ambang jendela atau di balik tirai tipis.

Peperomia watermelon adalah tanaman yang dapat beradaptasi dengan kondisi cahaya redup. Jadi, spesies peperomia ini juga bisa tumbuh di tempat teduh sebagian atau seluruhnya. Tanaman kompak ini ideal untuk ditanam di kamar mandi, kantor, atau lokasi lain yang minim cahaya alami.

Ketahuilah bahwa peperomia watermelon bisa menjadi berbatang panjang jika tidak ada cukup cahaya. Kurangnya cahaya alami atau buatan menyebabkan batangnya meregang, dan tanaman bisa kehilangan pertumbuhan kompaknya. Anda mungkin menemukan bahwa batang merah menjadi panjang dan tidak beraturan, dan daun kehilangan pola semangka.

Untuk mendorong pertumbuhan tanaman yang kompak, potong batang panjang dan pindahkan peperomia watermelon ke lokasi yang lebih cerah.

Tanah Terbaik Peperomia Watermelon

Untuk merawat tanaman hias Peperomia Watermelon Anda dengan benar, pastikan untuk menumbuhkannya di tanah yang memiliki drainase yang baik. Peperomia watermelon harus tumbuh dalam campuran media tanam subur yang mengalirkan air dengan baik. Ciptakan tanah tanaman hias yang ideal dengan mencampurkan dua bagian lumut gambut, satu bagian sekam bakar, dan satu bagian pasir Malang. Sebagai alternatif, campuran metan komersial berkualitas baik juga bisa bekerja dengan baik untuk menanam tanaman ini dalam pot.

Campuran media tanam terbaik untuk peperomia watermelon membutuhkan keseimbangan yang tepat antara bahan organik – misalnya, sphagnum moss – dan bahan anorganik seperti kerikil, perlit, atau pasir Malang. Lumut gambut ringan dan porous serta menahan kelembapan yang cukup tanpa menjadi padat. Campuran tanah seperti cocopeat sangat ideal untuk melonggarkan media tanam untuk memungkinkan drainase yang sangat baik.

Tips terbaik untuk menanam peperomia watermelon adalah jangan pernah membiarkan akarnya berada di tanah yang tergenang air. Tanah yang lembap dan basah menyebabkan busuk akar dan, akhirnya tanaman mati.

Idealnya, Anda membutuhkan tanah peperomia untuk mengering dengan cepat di antara penyiraman. Setelah pengguyuran secara menyeluruh, campuran media tanam yang ideal akan menjadi kering sebagian dalam beberapa hari. Ini adalah salah satu cara untuk memeriksa apakah campuran media Anda cocok untuk peperomia watermelon.

Penyiraman Peperomia Watermelon

Sirami Peperomia Watermelon Anda setelah lapisan atas tanah mengering. Biasanya, Anda mungkin perlu menyiram tanaman ini seminggu sekali di cuaca panas. Di cuaca dingin, peperomia perlu disiram lebih jarang, mungkin setiap tiga minggu atau lebih. Namun kekeringan tanah harus selalu menjadi panduan Anda untuk mengetahui kapan harus menyiram tanaman hias peperomia.

Untuk mengetahui apakah peperomia watermelon Anda membutuhkan air atau tidak, periksa apakah bagian atas 5 – 7,5 cm, apakah sudah benar-benar kering atau belum. Jika ada kelembapan, tahan penyiraman dan periksa lagi dalam beberapa hari. Selalu lebih baik untuk menyiram peperomia lebih jarang daripada terlalu banyak. Ingatlah bahwa peperomia adalah tanaman tahan kekeringan karena daunnya yang berdaging dan seperti sukulen yang  menyimpan kelembapan.

Untuk menyirami peperomia watermelon, basahi tanah secara menyeluruh dan biarkan sisa air keluar. Kemudian tunggu sampai setengah dari campuran media tanam mengering lagi sebelum penyiraman berikutnya. Teknik penyiraman tanaman hias ini memastikan bahwa akar menerima hidrasi yang diperlukan. Membiarkan tanah mengering di antara penyiraman membantu mencegah penyiraman berlebih.

Berikut beberapa tips tentang faktor-faktor yang mempengaruhi seberapa sering Anda perlu menyiram Peperomia argyreia:

– Musim – Kebanyakan tanaman hias, termasuk peperomia watermelon, hanya tumbuh sedikit selama musim dingin di daerah subtropis. Artinya, tanaman hias kompak ini hanya membutuhkan sedikit penyiraman mulai November hingga Februari. Di iklim tropis, lakukan penyiraman lebih sering saat musim kemarau dan lebih jarang saat musim penghujan.

– Iklim – Cuaca hangat berarti kelembaban menguap lebih cepat dari tanah. Jadi, Anda perlu menyiram peperomia lebih sering di cuaca panas daripada di cuaca dingin.

– Jenis pot – Pot terakota berpori dan memungkinkan kelembapan menguap lebih cepat daripada pot tanah liat. Jadi, ingatlah fakta vital ini saat menyiram tanaman ini.

– Campuran media tanam – Tanah dengan kandungan bahan organik tinggi mempertahankan kelembapan lebih lama, sehingga tidak perlu terlalu sering disiram.

Kebutuhan Suhu Peperomia Watermelon

Suhu ruangan rata-rata sangat cocok untuk menanam tanaman peperomia watermelon. Kisaran suhu peperomia watermelon yang mudah dirawat adalah 18 °C sampai 26 °C. Suhu minimum untuk tanaman hias tropis ini adalah 10 °C. Peperomia watermelon berasal dari iklim tropis dan sub-tropis dan membutuhkan suhu hangat yang konstan.

Tips tumbuh terbaik untuk peperomia watermelon adalah menghindari fluktuasi suhu yang tiba-tiba. Meskipun disebut tanaman radiator, Anda tidak boleh menempatkannya di samping radiator panas di musim dingin. Di musim panas, lindungi tanaman hias tropis ini dari angin dingin, seperti jendela terbuka atau aliran udara dari AC.

Kelembaban Ideal untuk Peperomia Watermelon

Kelembaban dalam ruangan rata-rata sangat cocok untuk peperomia watermelon. Meskipun peperomia watermelon berasal dari iklim hangat dan lembab, mereka beradaptasi dengan baik dengan udara rumah yang lebih kering. Tingkat kelembapan rendah sampai sedang cukup. Tetapi untuk memastikan pertumbuhan yang sehat, misting daun sesekali untuk meniru lingkungan asli mereka.

Untuk memisting daun tanaman peperomia watermelon, isi botol semprot dengan air saring atau suling. Atur semprotan ke pengaturan terbaik dan buat kabut halus di atas dedaunan tanaman. Basahi daun sekali seminggu jika perlu atau lebih sering di musim panas jika daun tampak terkulai.

Cara lain untuk membantu melembabkan peperomi watermelon adalah sebagai berikut:

– Letakkan pot peperomia watermelon di atas kerikil dan nampan air, sehingga kelembapan di nampan bisa melembabkan daun.

– Tumbuhkan tanaman peperomia watermelon bersama dengan tanaman hias lainnya untuk kelembapan udara ekstra.

Cara Memupuk Peperomia Watermelon

Peperomia watermelon adalah tanaman yang tumbuh lambat dan memiliki kebutuhan pemupukan yang sederhana. Untuk mendorong pertumbuhan yang sehat, gunakan pupuk tanaman rumahan organik yang diencerkan setiap bulan selama musim tanam. Encerkan menjadi sekitar setengah dari rekomendasi pabrikan. Namun Anda mungkin menemukan bahwa peperomia watermelon Anda yang tumbuh subur tanpa ‘makan’ tambahan.

Lebih baik menggunakan pupuk rumahan organik daripada pupuk sintetis. Pupuk organik seperti kompos teh, rumput laut, dan ekstrak tumbuhan menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan peperomia dalam pot.

Berikut beberapa tips pemupukan saat merawat peperomia watermelon:

– Jangan pernah menggunakan pupuk di akhir musim gugur dan musim dingin karena pertumbuhan tanaman tidak aktif (khusus daerah subtropis).

– Jika menggunakan pupuk sintetis, siram tanah setiap tiga bulan sekali untuk mencegah penumpukan garam mineral.

Repotting Tanaman Peperomia Watermelon

Anda tidak perlu repot menggonta-ganti pot peperomia watermelon karena mereka tumbuh lambat dan tumbuh subur ketika terikat akar. Peperomia watermelon yang mudah dirawat tidak perlu sering direpoting. Tanaman hias kecil dan kompak tumbuh subur saat terikat ke akar. Jadi, paling banyak, Anda hanya perlu merepottingnya setiap dua atau tiga tahun sekali. Repotting juga berguna untuk menyegarkan kembali media tanam dan mengisi kembali nutrisi tanah untuk mendorong pertumbuhan yang sehat.

Anda tahu kapan saatnya merepoting peperomia watermelon ketika Anda melihat akar menyembul dari lubang drainase pot.

Untuk merepoting peperomia watermelon Anda, pilih pot satu ukuran di atasnya dari potnya saat ini. Ambil tanaman dan akarnya dari pot dan kibaskan tanah yang gembur. Periksa tanda-tanda penyakit akar – akar yang lembek dan membusuk – dan pangkas jika perlu. Tempatkan peperomia dalam pot baru dan isi dengan campuran pot yang sesuai. Pastikan tanaman tumbuh pada ketinggian yang sama di dalam pot seperti sebelumnya.

Perbanyakan Peperomia Watermelon

Perbanyakan tanaman peperomia watermelon paling baik dilakukan dengan perakaran stek batang. Pangkas daun yang sehat, sisakan sekitar 1-2 cm batang. Letakkan potongan batang peperomia dalam stoples berisi air yang dangkal dan taruh di tempat yang cerah. Setelah beberapa minggu, akar akan muncul. Pindahkan potongan ke pot kecil yang berisi tanah pot yang lembab. Tunggu sampai tanah mengering sebelum menyiramnya secara menyeluruh.

Cara perbanyakan peperomia watermelon lainnya adalah dengan pemotongan daun. Potong daun yang sehat dari tanaman. Kemudian, potong daun menjadi dua secara horizontal dan letakkan di atas tisu dapur selama beberapa hari agar ‘luka’ menjadi kalus. Kemudian tanam potongan daun langsung di tanah yang lembab. Tutupi dengan plastik untuk mengunci kelembapan dan menjaga tanah tetap lembab sampai akar muncul

Cara Memangkas Peperomia Watermelon

Memangkas sedikit peperomia watermelon berguna untuk menghilangkan batang berkaki panjang. Memangkas daun-daun mati dan pertumbuhan yang tidak rata membantu memperbaiki penampilan tanaman. Menyingkirkan dedaunan yang tidak perlu juga mendorong pertumbuhan lebat dengan mengarahkan energi tanaman ke pertumbuhan baru.

Apakah Tanaman Peperomia Watermelon Beracun?

Tanaman peperomia watermelon tidak beracun bagi kucing, anjing, atau hewan peliharaan rumah tangga lainnya. Menurut ASPCA, Peperomia sandersii (Peperomia argyreia) termasuk dalam daftar tanaman hias tidak beracun.

Hama yang Mempengaruhi Pertumbuhan Peperomia Watermelon

Tanaman peperomia watermelon yang sehat memiliki sedikit – jika ada – masalah dengan hama tanaman hias biasa. Jika Anda merawat peperomia dengan baik dengan tidak menyiramnya secara berlebihan, tanaman akan tumbuh subur selama bertahun-tahun. Selain itu, cahaya terang membantu mendorong pertumbuhan yang kuat untuk membuat tanaman tahan terhadap serangga.

Hama yang paling umum mempengaruhi peperomia watermelon yang lemah adalah kutu putih. Anda bisa melihat kutu putih dari bahan berbulu seperti kapas yang mereka tinggalkan di daun. Jika Anda ingin membasmi kutu putih dan hama tanaman rumahan lainnya, gunakan pestisida organik minyak neem atau pestisida lainnya.

Buat semprotan serangga minyak neem dengan menambahkan 2 sdt. minyak neem organik dan 1 sdt. sabun cuci piring cair ke dalam botol semprot yang berisi 1 liter (1 liter) air hangat. Aduk rata lalu semprotkan banyak-banyak pada dedaunan tanaman untuk membasmi serangga. Gunakan larutan minyak neem seminggu sekali untuk membasmi serangga tanaman.

Anda juga dapat menggunakan semprotan pengontrol hama minyak neem jika Anda melihat tungau laba-laba atau serangan kutu kebul pada tanaman hias Anda.

Penyakit yang Mempengaruhi Pertumbuhan Peperomia Watermelon

Jika Anda merawat peperomia watermelon dengan baik, Anda tidak akan memiliki penyakit tanaman atau masalah infeksi. Satu-satunya masalah yang dimiliki tanaman peperomia watermelon adalah jika Anda menyiraminya secara berlebihan. Tanah yang basah menyebabkan akar membusuk dan penyakit jamur tumbuh subur.

Jika Anda menduga peperomia Anda memiliki akar yang membusuk, Anda harus merepotting tanaman tersebut untuk membantu menghidupkannya kembali. Buang tanah pot lama, potong akar coklat yang membusuk, dan tanam kembali dalam campuran media tanam baru.

Tanya Jawab Tentang Perawatan Tanaman Peperomia Watermelon

Tanaman Peperomia Watermelon sangat cocok untuk pemula karena mudah dalam perawatannya. Namun beberapa masalah dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman.

Mengapa daun peperomia watermelon terkulai?

Masalah penyiraman adalah alasan paling umum dari daun peperomia watermelon yang terkulai. Tanah yang terlalu lembap atau terlalu kering dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Akibatnya batangnya kehilangan kekuatan dan mulai layu.

Untuk menghidupkan kembali peperomia watermelon Anda, coba tentukan penyebab yang mendasarinya. Jika tanah lembap dan lembek, hentikan penyiraman sampai tanah mengering atau ganti campuran media tanam.

Jika tanah benar-benar kering – misalnya, kering di sekitar akar – rendam tanah secara menyeluruh dan biarkan kelebihan air mengalir keluar. Di masa depan, periksa media tanam setiap minggu untuk kekeringan dan air jika perlu.

Daun tanaman Peperomia Watermelon menguning, apa yang harus dilakukan?

Daun kuning adalah tanda umum peperomia watermelon terlalu banyak air. Selalu ikuti metode penyiraman tanaman hias yang benar dengan membiarkan tanah pot mengering sebagian di antara pembasahan tanah. Daun peperomia watermelon kuning juga bisa menandakan busuk akar – juga disebabkan oleh penyiraman yang berlebihan pada tanaman.

Komentar