Cara Memperbanyak Tanaman Dieffenbachia (Blanceng)

Dieffenbachia, juga dikenal sebagai diven, blanceng, atau beras kutah, disukai orang sejak lama karena dedaunannya yang beraneka ragam dan indah. Jika Anda memiliki varietas yang sangat menarik, Anda mungkin lebih termotivasi untuk memperbanyak tanaman diven Anda. Jika Anda merasa merawat Dieffenbachia itu mudah bagi Anda, maka perbanyakannya juga akan mudah. Pada artikel ini kami akan menjelaskan tiga metode perbanyakan tanaman diven yang dapat Anda gunakan.

Tanaman Dieffenbachia

Metode Perbanyakan Dieffenbachia

Tiga metode perbanyakan diven yang akan kami bahas dalam artikel ini adalah:

– Stek batang

– Cangkok

– Pemisahan rumpun

Stek Batang

Stek batang dapat dilakukan dengan dua cara – baik rooting di media pot atau rooting di air. Anda bisa memanen stek dari pucuk batang atau stek ujung besar (pucuk pucuk). Karena getah tanaman ini dapat mengiritasi kulit dan selaput lendir, pakailah sarung tangan saat menangani tanaman dan hindari menyentuh wajah dan mata.

Saat memotong, gunakan gunting kebun yang bersih (gunakan alkohol) dan potong setidaknya 7 hingga 10 cm bagian. Banyak orang melaporkan bahwa mereka mendapatkan hasil yang jauh lebih cepat dengan stek ujung batang, tetapi Anda dapat memotong bagian mana pun dari atas ke pangkal tanaman.

Propagasi di tanah

Media tanam yang baik untuk propagasi stek batang Dieffenbachia adalah setengah pasir dan setengah peat moss yang tercampur rata. Tanah harus dibasahi sebelum menanam stek batang. Oles ujung batang stek dengan hormon perangsang akar lalu tanam di media pot dan letakkan di tempat yang hangat. Menyungkup pot dengan lembaran plastik akan menjaganya tetap hangat dan tanah tetap lembap.

Tetaplah menyiram tanah setiap kali terlihat kering. Agar akar terbentuk, tanah harus lembab. Dalam waktu sekitar 4-8 minggu, stek batang akan berakar.

Propagasi di Air

Untuk melakukan stek tanaman diven di dalam air, Anda membutuhkan stek yang sedikit lebih besar, dengan panjang sekitar 10 hingga 15 cm. Tempatkan stek ke dalam toples berisi air dan ganti air setiap dua hari sekali. Simpan di lokasi yang hangat dan cerah, tetapi jauh dari sinar matahari langsung. Begitu Anda melihat akar terbentuk, saatnya menanam batang yang dipotong itu ke potnya sendiri.

Cangkok

Metode ini berfungsi jika Anda memiliki tanaman Dieffenbachia yang berbatang besar dan tinggi. Ini juga merupakan metode yang paling baik diterapkan jika diven Anda tumbuh tinggi Pilih salah satu batang tinggi yang memiliki kuncup daun yang sehat dan buat irisan ke atas setinggi 5 cm pada batangnya. Untuk menjaga agar celah tetap terbuka, masukkan sedikit sphagnum moss atau tusuk gigi.

Oleskan sedikit hormon perakaran pada luka dan tutupi area dengan sphagnum moss basah. Bungkus dengan plastik bening di sekitarnya dan kencangkan dengan lakban atau tali rafia. Setelah akar mulai terlihat (ini bisa memakan waktu cukup lama, jadi bersabarlah) melalui bungkus plastik, potong batang di bawah akar, keluarkan dari plastik, dan potkan dalam campuran media tanam yang poros.

Pemisahan rumpun

Dieffenbachia menghasilkan jarum anakan yang dapat Anda keluarkan dari bonggolan dan ditanam kembali di wadah yang berbeda. Sebelum Anda melakukan apa pun yang berkaitan dengan penanganan tanaman Dieffenbachia Anda, pastikan untuk mengenakan kemeja lengan panjang dan sarung tangan pelindung. Setelah Anda menggunakan pakaian pelindung, cabut tanaman diven Anda dan kendurkan tanah dengan hati-hati untuk memeriksa bonggolnya.

Periksa bahwa saat Anda membuat pembagian rumpun, ada sekitar 3-5 batang / pucuk per setiap bagian. Buang akar yang sakit dan sisa-sisa tanaman, dan pindahkan bagiannya ke dalam campuran pot yang segar dan berdrainase baik.

Anda dapat menggunakan salah satu metode perbanyakan yang kami jelaskan di atas, dengan mengingat bahwa dibutuhkan beberapa waktu bagi tanaman diven untuk menghasilkan jarum anakan, jadi pembagian bukanlah sesuatu yang dapat Anda lakukan secara teratur.

Waktu terbaik untuk memperbanyak tanaman diven Anda adalah di sepanjang tahun.

Berapa Lama yang Dibutuhkan Tanaman Baru untuk Tumbuh?

Bergantung pada metode perbanyakan yang Anda pilih dan faktor lingkungan, Dieffenbachia Anda dapat memakan waktu mulai dari 2 minggu hingga beberapa bulan untuk membentuk akar dan mulai tumbuh. Jika kondisinya optimal, terutama dalam hal suhu dan kondisi cahaya, dibutuhkan waktu yang lebih sedikit bagi tanaman diven Anda untuk berakar.

Haruskah Dieffenbachia Dipupuk?

Dieffenbachia bisa mendapatkan keuntungan dari memberi pupuk selama musim tanam. Berikan pupuk daun dan larutkan dalam air lalu berikan setiap 4-6 minggu. Encerkan pupuk menjadi setengah takaran untuk mencegah akar terbakar.

Bagaimana Cara Membuat Diven Anda Tumbuh Lebih Cepat?

Tanaman diven bisa mencapai ketinggian 3 kaki saat ditanam di luar ruangan. Di dalam ruangan, tanaman ini jauh lebih kecil. Jika Anda ingin tanaman Dieffenbachia Anda tumbuh lebih cepat dan lebih tinggi, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan di antaranya:

Pastikan kondisi cahaya optimal

Dieffenbachia umumnya menikmati cahaya terang dan tidak langsung. Daun baru tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Ada varietas tanaman diven seperti ‘Camille’ yang akan tumbuh normal meski dengan kondisi cahaya redup.

Pastikan untuk menyiram dengan benar

Sebelum Anda menyiram tanaman ini, periksa dulu apakah bagian atas tanahnya sudah kering. Jika ya, sirami air dalam-dalam, tetapi pastikan air mengalir dari pot dan sisa air yang menggenang di tatakan dibuang.

Seperti banyak tanaman lain, dieffenbachia juga rentan terhadap busuk akar jika terlalu banyak air, jadi selalu periksa apakah tanaman diven Anda benar-benar perlu disiram.

Hindari suhu dingin

Kisaran suhu ideal untuk tanaman diven adalah antara 15-26 derajat Celsius. Di bawah 15 derajat Celsius, tanaman akan tumbuh buruk. Daunnya bahkan bisa rontok. Hal yang sama berlaku untuk aliran udara dingin dan suhu yang berfluktuasi.

Gunakan tanah yang berkualitas baik

Tanah biasa bukanlah pilihan yang baik untuk tanaman diven. Tanaman ini membutuhkan tanah yang punya aerasi dan drainase baik yang tidak rentan terhadap pemadatan. Menggunakan pasir malang, sekam, cocopeat, dan humus yang dikombinasikan dengan tanah serba guna akan menciptakan media pot yang ringan, kaya unsur hara, dan porous.

Memperbanyak tanaman diven membutuhkan sedikit waktu, tetapi itu mudah dilakukan. Mengetahui cara memperbanyak tanaman Dieffenbachia sangat berguna jika Anda memiliki varietas diven yang unik dan cantik. Selamat mencoba!

Komentar