Tips Memelihara Tanaman Alocasia “Polly” di Rumah

Alocasia adalah salah satu genus menakjubkan yang memberi kita banyak tanaman unik yang indah. Daunnya yang besar dan tebal cukup untuk membuat kita jatuh cinta. Izinkan kami memperkenalkan Anda pada hibrida eksotis yang selalu hijau, tanaman Alocasia Polly. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi 50 cm dengan dedaunan yang lebat. Daun hijau tua yang mengkilap memiliki urat dan garis tepi yang menonjol berwarna putih hingga keabu-abuan. Selain itu, tepi bergigi spesifik dan ujung runcing dari daun berbentuk telinga gajah ini membuatnya terlihat misterius dan menarik.

Tanaman Alokasia Polly

Tanaman asli dari wilayah Asia ini adalah pilihan yang bagus untuk taman dalam ruangan dalam pot dan wadah. Selain itu, Anda dapat menanamnya di luar ruangan dengan naungan parsial. Menarik bukan? Kami membagikan panduan tentang perawatan dan perbanyakan tanaman tahunan yang lembut ini, Alocasia Amazonica “Polly.”

Klasifikasi Alocasia Polly

Keluarga: Araceae

Genus: Alocasia

Spesies: A. amazonica

Hibrida: Polly

Genus Alocasia

Alocasia adalah genus dari sekitar 70 tanaman berbunga abadi berbiji. Spesies ini terkenal dengan daunnya yang besar dan tebal. Tanaman ini dapat bertahan hidup baik di dalam maupun di luar ruangan sekaligus populer untuk taman dalam ruangan. Mereka menghasilkan bunga Alocasia yang khas. Namun mereka jarang mekar, terutama dalam suasana ruangan.

Nama Umum Alocasia Polly

– Tanaman Kris.

– Tanaman Kuping Gajah / Elephant Ear (Nama keluarga umum dari genus).

– Amazonica Elephant Ear ‘Polly’

– African Mask ‘Polly’

Sejarah

Banyak ahli percaya bahwa Poly dan amazonica adalah spesies yang sama sekali berbeda. Namun faktanya tidak demikian. Tanaman Amazonica menjadi populer di perkebunan domestik pada 1950-an. Setelah beberapa tahun, varietas Poly menjadi pusat perhatian dengan sedikit variasi dari tanaman induknya. Dengan popularitas tersebut, nama ‘Poly’ diubah menjadi ‘Polly’. Perbedaan utama antara varietas ‘Polly’ dan induknya Amazoncia adalah ukurannya yang sedikit lebih kecil.

Ciri Tanaman Alocasia Polly

Ukuran

Tanaman ini dapat tumbuh setinggi 45-50 cm saat dewasa.

Dedaunan

Daun dewasa panjangnya sekitar 30 hingga 60 cm atau lebih.

Bunga

Tanaman ini jarang mekar, terutama di taman indoor. Bunga Alocasia Polly memiliki ciri khas dengan bunga seperti tangkai yang panjang. Spathe kuning muda ditutupi oleh daun besar seperti daun sehingga terlihat seperti bunga raksasa.

Toksisitas

Dedaunannya beracun seperti kebanyakan tanaman Alocasia. Jika tertelan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti iritasi pada mata dan tenggorokan. Jadi jauhkan tanaman ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Dormansi

Pada hari-hari dingin seperti musim gugur dan musim dingin di negara empat musim, tanaman ini menjatuhkan beberapa daun dan menunjukkan pertumbuhan yang buruk atau minimum. Jangan panik dengan hal ini. Beberapa orang mencoba untuk ‘merawat berlebihan’ tanaman dengan penyiraman dan pupuk yang berlebihan. Namun inilah yang justru merusak tanaman. Cukup sirami sekali dalam 2 minggu sambil menjaga tanaman di tempat yang hangat.

Selain itu, jangan pernah memupuk pada hari-hari itu karena dapat mematikan tanaman. Tunggu musim semi dan Anda akan segera melihat tanaman Anda tumbuh subur lagi.

Ketahanan dan Masalah Tanaman Alocasia Polly

Tidak salah untuk mengatakan bahwa tanaman Alocasia Polly hampir tahan terhadap sebagian besar penyakit dan hama umum. Namun terlalu banyak menyiram dan dedaunan yang terlalu basah dapat menyebabkan masalah seperti busuk akar dan jamur. Selain itu, ventilasi yang buruk dapat menyebabkan serangan hama seperti kutu daun dan kutu busuk.

Pastikan Anda melakukan pemeriksaan dua bulanan atau mingguan pada tanaman Anda. Ini akan membantu Anda mengamati dan memerangi masalah apa pun pada tahap awal. Kemungkinan kontaminasi air di kota dapat menyebabkan bercak pada dedaunan. Lebih baik membiarkan air tetap mengendap selama 2 sampai 3 hari. Ini akan membiarkan racun menguap meninggalkan air yang sehat untuk tanaman Anda.

Perawatan Alocasia Polly

Panduan Singkat:

Air: Sirami sering untuk menjaga tanah tetap lembab di musim tumbuh.

Cahaya: Bayangan parsial.

Kelembaban: Rata-rata hingga tinggi.

Pupuk: Dosis ringan.

Mari kita lihat lebih dalam persyaratan perawatan tanaman ini.

Kebutuhan Air Alocasia Polly

Tanaman ini suka tinggal di tanah yang lembab. Penyiraman Alocasia Polly tergantung pada cuaca dan perubahan yang sesuai. Anda perlu memahami pola pengeringan tanah dan menciptakan frekuensi yang sesuai. Sirami tanaman sekitar sekali hingga tiga kali seminggu pada hari-hari hangat. Sedangkan di musim hujan biarkan 5 cm bagian atas tanah mengering sebelum Anda menyiramnya lagi. Penyiraman berlebihan berbahaya di semua musim. Tanah basah atau berlumpur dapat menyebabkan berbagai masalah seperti jamur atau busuk akar.

Kebutuhan Sinar Matahari:

Naungan parsial sangat ideal untuk tanaman ini. Tanaman ini bisa ditempatkan di tempat teduh. Namun periode naungan penuh yang lebih lama dapat menyebabkan hilangnya pigmentasi atau membuat dedaunan bertangkai panjang. Dedaunannya yang lembut tidak tahan terhadap paparan langsung sinar matahari. Pastikan Anda menjauhkannya dari jendela atau tempat yang bersentuhan langsung dengan sengatan matahari.

Kebutuhan Suhu:

12 hingga 30 °C adalah kisaran suhu yang ideal untuk sebagian besar tanaman Alocasia. Tanaman ini memiliki toleransi yang buruk untuk suhu rendah. Pastikan Anda memindahkannya ke dalam ruangan ke tempat yang hangat sebelum cuaca menjadi dingin.

Kebutuhan Tanah:

Tanah Alocasia Polly harus kaya dan memiliki drainase yang baik. Anda dapat menggunakan campuran media tanaman tanaman hias yang cepat mengering alias porous. Campuran cocopeat dan sekam adalah pilihan yang bagus. Lumut gambut juga merupakan pilihan yang baik untuk menggantikan serat sabut. Namun serat sabut lebih kaya nutrisi dan terbuat dari kulit kelapa.

Kebutuhan Kelembaban:

Tanaman asli negeri tropis ini senang berada di tempat dengan kelembapan tinggi. Mereka dapat hidup bahagia di tingkat kelembaban rata-rata di zona tersebut. Tingkat kelembapan sekitar 80% sangat ideal untuk menjaga dedaunan tetap segar dan sehat. Pada hari-hari kering, Anda dapat menaikkan tingkat kelembapan tanaman dengan cara yang berbeda. Menempatkan tanaman dalam kelompok meningkatkan tingkat kelembaban kolektif dari semuanya. Kedua, Anda dapat menggunakan humidifier di sekitarnya atau meletakkan nampan air kerikil di bawah pot.

Orang biasanya bertanya tentang misting Alocasia. Anda bisa memisting dedaunan sedikit. Namun pastikan tanaman diletakkan di tempat yang beraerasi baik. Air pada dedaunan akan mengering dengan cepat. Air yang tergenang selama berjam-jam secara rutin dapat mengundang masalah seperti jamur dan busuk daun.

Kebutuhan Pupuk:

Mayoritas Alocasia membutuhkan banyak pupuk. Berikan dosis bulanan pupuk tanaman hias dengan besi di kemarau. Selalu lebih baik untuk menggunakan lebih ringan atau setengah dari dosis yang disebutkan untuk menghindari pemupukan yang berlebihan. Sama seperti kebanyakan tanaman, kebutuhan nutrisi menurun pada hari-hari dingin. Anda tidak perlu memupuk di musim penghujan.

Kebutuhan Pemangkasan:

Pemangkasan tidak penting karena tanaman ini tidak tumbuh agresif. Sementara itu, Anda bisa membuang daun yang tua, rusak, atau tidak sehat. Ini akan memastikan tampilan yang cantik dan sehat serta pertumbuhan yang baik untuk tanaman Anda.

Kebutuhan Repotting:

Dua tahun pertama akan bagus tanpa direpoting, asalkan ukuran pot cocok. Saatnya merepoting ketika tanaman terlihat jauh lebih besar dari pot saat ini.

Propagasi Alocasia Polly

Metode yang ideal untuk memperbanyak tanaman ini adalah dengan pembagian tanaman. Tanaman dewasa akan menghasilkan rumpun kecil tanaman bayi yang menempel pada induknya. Kumpulan ini juga dikenal sebagai anakan. Anda cukup membaginya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dengan struktur tanaman yang berumpun atau rimpang.

Metode:

– Cukup pilih tanaman yang tumbuh dengan baik dan gemburkan tanah di sekitarnya. Idealnya, Anda bisa membagi tanaman selama merepoting tanaman dewasa.

– Sekarang, keluarkan tanaman dari tanah dengan hati-hati tanpa merusak akarnya.

– Guncang tanaman dengan lembut untuk merontokkan tanah.

– Gunakan jari Anda untuk membagi tanaman. Pisahkan sekitar 1/3 bagian akar dan daunnya.

– Tanam kedua bagian tersebut ke tempat yang diinginkan.

– Tanaman bayi harus disiram sedikit dengan menyemprot tanah. Tempatkan di tempat yang hangat dan lembab di tempat teduh sebagian.

Pola Pertumbuhan

Mari kita lihat pola pertumbuhan tanaman beserta kebutuhan perawatannya.

Hari 1 hingga Hari 60: Gunakan semprotan untuk menyirami tanah dengan lembut. Biarkan sekitar 90% tanah mengering sebelum Anda menyiramnya lagi. Hindari menjaga tanah tetap kering dengan cara yang sama seperti Anda menghindari penyiraman berlebihan.

Hari ke-60 dan seterusnya: Tanaman baru akan beradaptasi dengan tanah baru sampai sekarang. Anda akan mengamati pertumbuhan tunas baru yang mengarah ke tanaman Alocasia Polly yang tumbuh subur.

Ringkasan

Alocasia Polly yang dikenal sebagai Alocasia x amazonica Polly adalah tanaman tahunan yang lembut dari famili Araceae. Tanaman pendek ini bisa tumbuh hingga 50 cm dan populer untuk taman hias dalam ruangan. Daunnya berbentuk kuping gajah yang besar dan runcing berwarna hijau tua. Selain itu, mereka memiliki tulang rusuk, urat, dan tepi bergigi putih hingga keabu-abuan.

Perawatan Alocasia Polly meliputi naungan parsial, kelembapan tinggi, dan tanah lembab. Namun Anda perlu mengurangi penyiraman di penghujan dan hanya siram setelah tanah bagian atas mengering. Meski jarang, tanaman ini mekar dengan bunga khas alocasia. Tanaman ini tumbuh bagus di pot dan wadah. Selain itu, Anda bisa menanamnya di luar ruangan. Alocasia yang indah ini bersifat beracun. Jadi pastikan Anda menjauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari tanaman Polly Alocasia Anda.