Buah Mahoni dan Manfaatnya Bagi Kehidupan


Jika anda sedang berjalan-jalan di daerah alun-alun Yogyakarta hingga Jalan Malioboro, mata anda akan dimanjakan oleh jajahan orang berjualan kerajinan buah mahoni yang sangat indah. Mulai dari ukuran kecil, sedang, hingga ukuran tinggi melebihi manusia. Mulai dari batangnya, daun, sampai biji buah mahoni itu sediri. Semuanya memiliki estetika dan keindahannya masing-masing.  Namun ada yang istimewa dari ulasan sahabat tanam kali ini, ternyata mahoni tidak hanya dapat diolah menjadi kerajinan tangan bernilai rupiah tinggi. Biji buahnya mengandung senyawa zat kimia yang bermanfaa untuk kesehatan umat manusia.

buah mahoni

buah Mahoni atau Mahogani adalah tanaman berpohon besar yang memiliki nama Ilmiah Swietenia macrophylla. Tinggi pohonnya dapat mencapai lebih dari 40 meter di pedalaman hutan hujan tropis, dan dapat mencapai ketinggian hingga 25 meter di perkotaan besar. Karena karakteristik tempat tumbuhnya yang menukai daerah kering, pohon mahoni kerap kali sengaja ditanam dan dijumpai sebagai pohon peneduh yang ada dipinggir jalan atau pekarangan rumah.

Daunnya berfungi sebagai penyaring partikel polutan diudara yang kemudian menghasilkan unsur O2 atau yang kita ketahui sebagai oksigen. Bentuk daunnya membulat panjang dengan ujung sedikit runcing. Permukaannya bergelombang, mengkilat, warna hijau tua dan sangat rimbun. Selain berperan sebagai tanaman yang banyak melepaskan oksigen, daun mahoni yang masih segar juga memiliki manfaat sebagai bahan rebusan untuk meredakan penyakit asma.

Buah mahoni memiliki bentuk permukaan yang bulat sedikit melonjong seperti telur, berlekuk segi lima kotak-kotak dengan warna kecoklatan. Sedangkan bijinya berbentuk pipih seperti sisik berwarna cokat kehitaman, dan berlapis-lapis. Berikut ini akan disebutkan satu persatu manfaat dari buah mahoni untuk meredakan maupun mengatasi masalah kesehatan yang melanda tubuh.

Melancarkan sirkulasi haid yang tidak teratur

Bagi seorang wanita, haid merupakan proses alami tubuh untuk meluruhkan dinding rahim yang tidak dibuahi oleh seperma. Namun dewasa kini seiring pekembangan zaman, polusi, dan gaya hidup sering kali menjadikan siklus menstrusi terhambat atau menjadi tidak teratur. Beberapa masyarakat didaerah jawa menjadikan rebusan dari biji buah mahoni ini sebagai jamu untuk melancarkan haid yang tidak teratur dan juga mengurangi rasa nyeri atau kram yang berasal dari proses luruhnya dinding rahm tersebut.

Buah mahoni untuk Melancarkan peredaran darah

Buah mahoni diketahui mengandung senyawa Flavonoid yang mendukung proses kelancaran peredaran darah. Hal itu jelas membantu sistem kerja jantung menjadi lebih stabil dan bebas tekanan. Jantung anda akan lebih sehat dan terhindar dari penyakit jantung.

Selain itu arteri akan melebar dan membuka jalan bagi darah agar resistensi perjalan darah menuju seluruh tubuh tidak terganggu. Hal ini menjadi klaim buah mahoni yang dapat menjaga kesehatan jantung dan men cegah tubuh dari serangan penyakit darah tinggi atau hypertensi. Anda dapat mengkonsumsi biji mahoni yang diseduh dengan air hangat. Setelah itu saring dan minumlah sebagaimana meninum teh dipagi dan sore hari.

Mengurangi resiko menurunnya fungsi otak

Sama seperti buah Ginko biloba yang berasal dari tanaman berpohon besar, buah mahoni menyimpan kandungan antioksidan tinggi yang berfungsi melancarkan aliran darah ke otak. Sehingga penerimaan oksigen dapat berlangsung dengan baik, agar terhindar dari penyakit-penyakit yang berhubugan dengan daya ingat atau fungsinya seperti cedera pada otak dan penyakit Alzheimer. Hal inilah yang menjadi dasar untuk rutin mengkonsumsi buah berwarna coklat ini agar terus dapat mempertahankan fungsi otak tetap bekerja dengan baik. Ada jutaan syaraf pada otak yang harus kita lindungi dan hal itu tidaklah menjadi hal yang sulit lagi.

Berfungsi sebagai anti-nyeri dan anti-inflamasi

Masyarakat yang menanam tanaman mahoni pasti megetahui manfaat tumbuh-tumbuhan rindang ini. Salah satunya adalah untuk mengurangi hingga menghilangkan rasa sakit dan peradangan akibat memar atau terbentur sesuatu.

Flavonoid pada buah mahoni juga berfungsi mencegah rusaknya jaringan yang dapat menyebabkan terjadinya peradangan atau inflamasi.

Dengan mengkonsumsi rebusan biji buah mahoni kurang dari 200 gram per hari, anda sudah melalukan tindakan pencegahan terhadap rusaknya jaringan pada tubuh akibat aktivitas sehari-hari.

Baik bagi penderita diabetes mellitus

Menariknya lagi, buah mahoni tidak hanya mampu melancarkan peredaran darah namun juga menjadi alternatif alami untuk meredakan penyakit diabetes. Kandungan metformin dalam biji buah mahonni memiliki manfaat yag sangat baik bagi penderita diabetes. Terlebih diketahui bahwa metformin adalah salah satu komposisi obat bagi penderita penyakit gula. Hal ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh para peneliti untuk menemukan efek penyembuhan penyakit diabetes dalam beberapa golongan tertentu.

Bagi anda yang menderita penyakit gula menahun, disaran untuk berkonsultasi kepada dokter keluarga untuk mengetahui dosis yang tepat dalam mengkonsumsi biji buah berbentuk unik ini.

Sebagai anti-alergen alami

Para ilmuan yang meneliti buah mahoni menemukan adanya kandungan saponin, cukup untuk meredakan alergi atau bersifat anti-alergi dan asma yang ampuh diderita sebagian orang. Beberapa masalah kesehatan seperti hidung tersumbat dan bersin-bersin berlebihan juga merupakan gejala alergi awal yang harus segera ditangani.

Untuk pencegahannya, anda dapat mengkonsumsi 1 kapsul kecil biji mahoni setiap hari. Dan buktikanlah alergi yang anda derita akan berkurang.

Memberikan efek relaksasi

Selain dapat mengobati efek alergi, zat saponin juga berfungsi untuk memberikan efek relaksasi dan rasa tenang bagi orang yang mengkosumsi buah mahoni. Beberapa dampak yang timbul akibat stres seperti kecemasan berlebihan, sakit kepala dan diare dapat diatasi hanya dengan rutin memakan si pahit buah mahoni ini.

Mengatasi Insomnia

Masih mengenai dampak akibat stres yang juga merambat pada kualitas tidur seseorang. Disarankan untuk tidak mengkonsumsi buah mahoni secara berlebihan. Gunakan hanya ketika anda membutuhkannya. Bagi anda yang menderta insomnia atau sulit untuk tidur, meminum air rebusan buah mahoni lebih dianjurkan daripada harus mengkonsumsi obat komersil agar dapat tidur.

Agar terhindar dari pembekuan darah

Saponin yang terdapat pada buah mahoni juga menjadikan buah ini sebagai obat alami agar terhindar dari keadaan darah yang membeku. Hal ini juga bertautan dengan rasa sakit kepala akibat pembekuan darah yang lebih serius pada bagian vital tersebut.

Kandungan antioksidan tinggi

Hebatnya, buah mahoni baik yang sudah diolah maupun belum, tetap dapat mengunci kandungan antioksidan tinggi terbaiknya. Zat tersebut tentu sangat dibutuhkan tubuh untuk mempelancar sirkulasi darah, membantu sistem imun tubuh agar bekerja optimal dan menjadi tameng utama dari serangan radikal bebas.

Mengatasi sembelit dan masalah pencernaan

Kemudian yang terakhir adalah, kandungan buah mahoni yang mampu mengatasi masalah pada saluran pencernaan anda seperti sulit buang air besar, dan sembelit.

Beberapa warga yang terserang diare juga menyatakan mengkonsumsi biji mahoni untuk mengembalikan tekstur kotoran yang cair.

Hal ini membuat para peneliti menyakini bahwa buah mahoni dapat memperbaiki masalah yang ada pada sistem pencernaan.

Melihat keterangan diatas yag panjang lebar meyakinkan kita bahwa biji buah mahoni sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Dan tidak hanya untuk kesehatan manusia saja. Beberapa industri pengrajin kain batik menggunakan kulit pohon mahoni sebagai pewarna alami yang sangat pekat. Bahkan kayunya menempati posisi kayu terkuat setelah kayu jati yang kemudian diolah menjadi furnitur dan kerajinan. Tertarik menanam tanaman ini di pekarangan?.